Cara Daftar Halal Kantin Madrasah & Koperasi Sekolah 2026: Panduan NIB & SIHALAL
Assalamualaikum, Ker! Para Bapak/Ibu Guru dan Pengelola Madrasah di Malang Raya, pripun kabare?
Tahun 2026 ini, instruksi dari Menteri Agama wis jelas: Kantin Madrasah dan Koperasi Sekolah Wajib Halal.
Banyak sekolah sing gerabakan (panik). "Waduh Mas Firman, sekolah kami ini tempat belajar, bukan pabrik makanan. Terus daftarnya pakai KTP siapa? Pakai nama Kepala Sekolah ta?"
Tenang, Bapak/Ibu. Ojo ngelu disek. Mendaftarkan kantin sekolah itu sebenarnya sama mudahnya dengan mendaftarkan UMKM keripik, asalkan tahu Kunci NIB-nya. Jangan sampai salah pilih jenis akun, nanti NIB-nya gak bisa dipakai seumur hidup.
Mari kita bedah langkah teknisnya, khusus untuk ekosistem pendidikan.
Langkah 1: Tentukan Status "Siapa yang Jualan?"
Sebelum buka laptop, tentukan dulu subjek hukumnya. Ini yang paling sering salah kaprah. Ada 2 skenario:
Skenario A: KOPERASI SEKOLAH (Badan Usaha) Jika yang mengelola penjualan adalah Koperasi (punya badan hukum, ada RAT, ada pengurus), maka:
Daftar NIB: Sebagai Badan Usaha (Non-Perseorangan).
Data: Menggunakan AHU Koperasi & KTP Ketua Koperasi.
Akun SIHALAL: Tipe "Pelaku Usaha", pilih jenis "Koperasi".
Skenario B: IBU KANTIN (Perseorangan) Jika kantin disewakan ke orang luar (Misal: Bu Siti jual soto, Pak Budi jual bakso) dan mereka bayar sewa ke sekolah, maka:
Daftar NIB: Masing-masing penjual WAJIB punya NIB Perorangan sendiri.
Akun SIHALAL: Masing-masing pedagang daftar sendiri-sendiri pakai KTP mereka.
Peran Sekolah: Sekolah hanya memfasilitasi/mengkoordinir pendaftaran.
Langkah 2: Pilih KBLI (Kode Usaha) yang Tepat
Saat daftar NIB di OSS (oss.go.id), jangan asal pilih kode. Salah kode = Ditolak SIHALAL.
Untuk Koperasi (Toko): Gunakan KBLI 47xxx (Perdagangan Eceran).
Contoh: 47241 (Eceran Roti/Kue), 47112 (Kelontong).
Catatan: KBLI ini hanya untuk barang repacking atau jual produk jadi.
Untuk Kantin (Masak di Tempat): Gunakan KBLI 56xxx (Penyedia Makanan Minuman).
Contoh: 56102 (Warung Makan/Kedai), 56103 (Kedai Makanan Keliling).
Penting: KBLI 56xxx ini WAJIB dipilih jika kantin mengolah masakan (Soto, Bakso, Gorengan).
Langkah 3: Registrasi Akun SIHALAL
Setelah NIB terbit, barulah masuk ke SIHALAL (ptsp.halal.go.id).
Create Account: Pilih "Pelaku Usaha".
Input Data:
Jika Koperasi: Masukkan NPWP Koperasi & Email Resmi Koperasi.
Jika Ibu Kantin: Masukkan NIK KTP & Email Pribadi.
Tarik Data NIB: Klik tombol sinkronisasi.
Gagal tarik data? Cek solusinya di sini:
Cara Migrasi Akun OSS ke SIHALAL Terbaru: Sinkronisasi Data NIB Tanpa Eror .
Langkah 4: Tunjuk Penyelia Halal (Wajib Ada!)
Siapa Penyelia Halal di sekolah?
Tidak harus guru agama.
Bisa Guru, Staf TU, atau Pengelola Kantin itu sendiri.
Syarat Mutlak: Beragama Islam & punya KTP.
Tugasnya: Memastikan tidak ada siswa/guru yang membawa makanan non-halal (misal daging babi) masuk ke area kantin, dan memastikan suplier bahan kantin (bakso/sosis) sudah bersertifikat halal.
Tantangan Khusus: "Jajanan Titipan"
Di kantin sekolah, sering ada jajanan titipan (konsinyasi) dari wali murid atau tetangga sekolah. "Mas, di kantin ada titipan donat dari Bu RT, gimana?"
Aturan Main 2026: Kantin yang mau disertifikasi halal DILARANG KERAS menerima titipan kue/makanan yang BELUM BERSERTIFIKAT HALAL. Jadi, tolak titipan donat Bu RT kalau beliau belum punya sertifikat halal. Atau, suruh Bu RT daftar halal juga (lewat ayas bisa!).
Sekolahmu Wes Siap Halal?
Bapak/Ibu Guru, mengurus halal kantin itu adalah bentuk perlindungan konsumen (siswa) dunia akhirat. Jangan sampai anak didik kita mengonsumsi makanan syubhat.
Kalau sekolah panjenengan (Anda) bingung mau mulai dari mana, atau butuh pendampingan massal untuk seluruh pedagang kantin, monggo (silakan) hubungi ayas.
Saya siap datang ke Madrasah/Sekolah untuk sosialisasi teknis.
HUBUNGI PENDAMPING RESMI: FIRMAN (LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)
Ayo jadikan kantin sekolah zona aman, sehat, dan halal!
📲 KLIK TOMBOL IJO NGISOR IKI:
Atau simpan nomor ayas: 0819-4552-2003 📍 Area: Malang Raya & Jawa Timur
Pertanyaan Sering Ditanyakan (FAQ)
Q: Apakah Sertifikasi Halal Kantin Sekolah itu gratis?
A: Untuk pedagang kantin perorangan (UMK) dengan omzet <500 juta, GRATIS (Jalur Sehati). Namun untuk Koperasi Sekolah (Badan Usaha) yang asetnya besar, mungkin diarahkan ke jalur Reguler. Konsultasikan NIB Anda pada saya untuk pengecekan.
Q: Satu sertifikat bisa untuk satu kantin besar?
A: Tidak bisa jika penjualnya beda-beda orang (penyewa). Satu NIB = Satu Sertifikat. Kecuali kantin tersebut dikelola terpusat oleh satu manajemen (Dapur Umum Sekolah), maka cukup satu sertifikat.
Q: Apakah sekolah negeri (umum) juga wajib halal?
A: Sesuai UU JPH, kewajiban halal berlaku untuk semua produk yang beredar di Indonesia, termasuk di kantin sekolah umum (SD/SMP/SMA Negeri), bukan hanya Madrasah.
"Anak pinter iku penting, tapi anak sholeh sing mangan halal iku luwih penting. Oyi a, Sam?" — Firman (P3H UIN Malang)
Bingung Mengurus Sertifikasi Halal?
Jangan biarkan proses sertifikasi menghambat bisnis Anda. Dapatkan pendampingan resmi langsung dari ahli terverifikasi LP3H UIN Malang.
KONSULTASI GRATIS SEKARANG →Tentang Penulis
Firman adalah Pendamping Proses Produk Halal (PPH) teregistrasi & tersertifikasi BPJPH di bawah naungan LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Memiliki keahlian dalam pendampingan sertifikasi halal Self Declare, regulasi BPJPH, dan standar kehalalan UMKM.