Beranda Tentang Kami Konsultasi Hubungi Kami Disclaimer Kebijakan Privasi

Siap-Siap! Inilah yang Diperiksa Pendamping PPH di Dapur Anda

Iklan
AI ASSISTANT Dengarkan Artikel Ini
Daftar Isi

    Bocoran Audit Halal 2026: Inilah 5 Hal Wajib Siap di Dapur Anda (Ceklist P3H Resmi)

    "Waduh, mau didatangi pendamping PPH? Dapur saya masih berantakan nih!" "Nanti kalau diperiksa, saya dimarahi nggak ya kalau ada yang salah?"

    Tenang, Bapak/Ibu pelaku UMKM sekalian. Kedatangan saya sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) ke lokasi usaha Anda bukanlah penggerebekan polisi, dan bukan pula ujian yang menakutkan.

    Dalam istilah resminya, ini disebut Verval (Verifikasi dan Validasi).

    Tujuannya satu: Memastikan apa yang Anda input di aplikasi SIHALAL sama persis dengan kenyataan di lapangan. Sebagai mitra dari LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, tugas saya adalah membantu meluruskan yang keliru, bukan menggagalkan usaha Anda.

    Agar prosesnya lancar dan "sekali datang langsung lolos", berikut adalah bocoran 5 titik krusial yang pasti saya periksa di dapur Anda. Siapkan checklist ini sekarang!


    1. Validasi Bahan Baku (The Truth Serum)

    Ini adalah poin paling vital. Saya akan memegang daftar bahan yang Anda input di aplikasi, lalu mencocokkannya dengan stok di rak dapur/gudang Anda.

    Yang Saya Cek:

    • Kecocokan Merek: Jika di aplikasi tertulis "Tepung Terigu Segitiga Biru", tapi di dapur adanya tepung curah tanpa merek, ini TEMUAN.

    • Bahan Kadaluarsa: Meski halal, bahan kadaluarsa tidak memenuhi syarat Thoyyiban (baik/aman).

    • Bumbu "Rahasia": Tidak boleh ada bumbu yang disembunyikan. Semua penyedap, pengempuk daging, atau pewarna harus dibuka dan dicek logo halalnya.

    Tips Firman: Jangan sekali-kali menyembunyikan bahan. Kejujuran adalah kunci keberkahan.

    2. Kebersihan Alat Produksi (Zero Najis)

    Konsep halal bukan hanya soal babi/alkohol, tapi juga bebas dari najis.

    Yang Saya Cek:

    • Kuas Masak: Apakah menggunakan kuas bulu asli (rawan bulu babi) atau silikon/nylon (aman)?

    • Telenan & Pisau: Apakah alat untuk memotong daging (jika ada) terpisah dengan alat untuk memotong sayur/buah?

    • Wajan/Panci: Apakah panci yang dipakai produksi pernah dipakai memasak sesuatu yang haram (misal: untuk usaha catering non-halal sebelumnya)?

    3. Segregasi (Pemisahan) Fasilitas

    Bagi usaha rumahan (dapur menyatu dengan rumah tangga), ini tantangan terbesarnya.

    Yang Saya Cek:

    • Kulkas: Jika Anda menyimpan daging babi/ham/dendeng non-halal (untuk konsumsi pribadi) di kulkas yang SAMA dengan bahan baku jualan, itu DILARANG. Harus ada kulkas khusus atau pemisahan (sekat) yang jelas dan tertutup rapat (kontainer).

    • Area Cuci: Apakah tempat mencuci alat produksi bercampur dengan tempat mencuci najis berat (misal: kotoran hewan peliharaan)?

    4. Hewan Peliharaan (The Cat Factor)

    Malang Raya pecinta kucing! Tapi hati-hati.

    Yang Saya Cek:

    • Apakah kucing/hewan peliharaan bebas berkeliaran di meja produksi?

    • Apakah ada jejak kotoran hewan di area penyimpanan bahan?

    • Aturan Main: Area produksi harus steril dari hewan peliharaan saat proses produksi berlangsung. Najis dari hewan bisa membatalkan kehalalan produk.

    5. Proses Produksi (Alur yang Jelas)

    Saya akan meminta Anda memperagakan (simulasi) atau menceritakan alur produksi.

    Yang Saya Cek:

    • Dari mana air berasal? (Harus air suci mensucikan, bukan air yang terkena najis).

    • Bagaimana proses pengemasan? Apakah higienis?

    • Di mana produk jadi disimpan sebelum dijual? (Tidak boleh di tempat lembab atau dekat toilet).


    Apa yang Terjadi Jika Ada Temuan?

    Jangan panik. Jika saya menemukan ketidaksesuaian (misal: ada satu bahan belum halal), saya tidak akan langsung menolak pengajuan Anda.

    Sebagai Pendamping PPH UIN Malang, saya akan memberikan Tindakan Perbaikan (Corrective Action):

    1. Saya minta Anda ganti bahan tersebut dengan yang bersertifikat halal.

    2. Saya minta Anda bersihkan (samak/cuci) alat yang terindikasi najis.

    3. Kita revisi data di aplikasi.

    Setelah diperbaiki, barulah saya klik "Rekomendasi Lulus".


    Kesimpulan: Persiapan Adalah Kunci

    Verval itu mudah jika Anda jujur dan rapi. Dapur yang bersih dan tertata bukan hanya syarat halal, tapi juga kunci produk yang sehat dan laris manis.

    Masih ragu apakah dapur Anda sudah memenuhi standar audit 2026? Atau bingung membedakan bahan kritis?

    Undang Saya untuk Pra-Audit (Konsultasi Awal)! Saya siap membedah dapur Anda sebelum data masuk ke sistem pusat, agar peluang lolosnya 100%.

    HUBUNGI PENDAMPING RESMI: FIRMAN (LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

    Mari jadikan produk Anda Halal, Aman, dan Layak Konsumsi.

    📞 WhatsApp: 0819-4552-2003 

    📍 Melayani: Malang Raya & Seluruh Jawa Timur

    Iklan

    Bingung Mengurus Sertifikasi Halal?

    Jangan biarkan proses sertifikasi menghambat bisnis Anda. Dapatkan pendampingan resmi langsung dari ahli terverifikasi LP3H UIN Malang.

    KONSULTASI GRATIS SEKARANG →

    Tentang Penulis

    Firman adalah Pendamping Proses Produk Halal (PPH) teregistrasi & tersertifikasi BPJPH di bawah naungan LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Memiliki keahlian dalam pendampingan sertifikasi halal Self Declare, regulasi BPJPH, dan standar kehalalan UMKM.