Status "Komite Fatwa" Macet Lama? Ini Bocoran Sidang Halal MUI 2026
Assalamualaikum, Ker! Gimana kabare pejuang halal? Banyak nawak-nawak (kawan-kawan) UMK di Malang sing curhat nang ayas (saya) dengan nada panik:
"Mas Firman, status di SIHALAL kok 'Dikirim ke Komite Fatwa' terus ya? Wis seminggu gak berubah. Opo pengajuanku ditolak?"
Tenang, Sam. Ojo overthinking disek. Status "Dikirim ke Komite Fatwa" itu justru kabar apik! Artinya, berkasmu wis lolos verifikasi dari ayas (Pendamping) dan wis lolos validasi sistem BPJPH. Sekarang, berkasmu lagi antre mau disidang sama para Kyai dan Ahli Pangan.
Tapi kenapa kok lama? Apa sing dibahas ndek njero (di dalam) sidang iku? Ayo dibedah bareng-bareng ben umak paham lan turu nyenyak.
Apa Itu Komite Fatwa? (The Final Boss)
Ibarat main game, Komite Fatwa iku "Raja Terakhir". Di sini, berkas laporan sing ayas buat bakal diperiksa detail. Para Kyai gak ndelok (melihat) produkmu secara fisik, tapi ndelok Laporan Hasil Verifikasi.
Jadi, nasib sertifikatmu tergantung pada seberapa lengkap data sing umak setor ke ayas.
Kenapa Kok Lama Banget? (Antrean Nasional)
Umak harus tahu fakta iki, Ker:
Antrean Nasional: Komite Fatwa iku ngurusi sak Indonesia Raya. Bayangkan, ribuan UMK daftar barengan. Jadi wajar lek (kalau) macet.
Sistem Kuota: Sidang fatwa iku onok jadwal e. Gak saben dino (setiap hari) sidang. Sekali sidang, mereka memutus ribuan produk. Kalau kuota sidang hari ini penuh, berkasmu ikut kloter minggu depan.
Jadi, kalau statusnya mandek 7-14 hari kerja, iku NORMAL. Gak usah panik, Sam.
Sambil nunggu sidang, cek lagi apakah foto produkmu wis bener? Woco artikelku bab
Siap-Siap! Inilah yang Diperiksa Pendamping PPH di Dapur Anda biar gak deg-degan.
Bocoran: Apa Saja yang Bikin Gagal Fatwa?
Nah, iki sing bahaya. Meskipun wis lolos dari Pendamping, Komite Fatwa bisa NOLAK (Menetapkan Tidak Halal) atau MENGEMBALIKAN (PU) berkasmu karena hal sepele:
Nama Produk Nyeleneh: Laporan ayas bilang bahannya aman, tapi pas Kyai baca nama produkmu: "Keripik Iblis Level 5".
Keputusan: DITOLAK! (Alasannya: Bertentangan dengan syariat, nama tidak thoyyib).
Foto Produk Buram/Gelap: Pas slide foto ditampilkan di layar sidang, tulisannya gak keboco (tidak terbaca). Auditor ragu: "Iki beneran produk asli opo download google?"
Keputusan: DIKEMBALIKAN (Revisi).
Bahan Meragukan: Tiba-tiba auditor pusat nemu kalau salah satu bahanmu sertifikat halalnya wis expired (kadaluarsa) dan belum diperpanjang suplier.
Keputusan: DIKEMBALIKAN.
![]() |
| Gambar: Ilustrasi Alur Dokumen dari Pendamping -> BPJPH -> Komite Fatwa -> Terbit Sertifikat |
Solusi: Opo Sing Kudu Dilakoni? (What to Do)
Selama statusnya masih "Dikirim ke Komite Fatwa", tugas umak cuma satu: BERDOA & SABAR.
Gak usah edit-edit data lagi (nanti malah error).
Gak usah spam chat ke Pendamping saben jam (soale ayas juga gak iso ngintervensi Kyai, hehe).
Tapi, lek statusnya berubah jadi "Dikembalikan (PU)", baru umak hubungi ayas cepet-cepet. Kita perbaiki bareng revisinya biar bisa disidang ulang.
Kesimpulan: Sabar iku Subur
Sertifikat halal iku amanah seumur hidup. Nunggu 2-3 minggu iku gak onok apa-apane dibanding barokah sing bakal umak terima sakteruse.
Lek umak sek bingung atau statusnya wis sebulan gak gerak-gerak, coba kontak ayas. Kadang sistem butuh "disenggol" dikit.
HUBUNGI PENDAMPING RESMI: FIRMAN (LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)
Santai ae Sam, rezeki gak bakal ketukar, sertifikat gak bakal nyasar!
📲 KLIK TOMBOL IJO NGISOR IKI:
Atau simpan nomor ayas: 0819-4552-2003 📍 Area: Malang Raya & Jawa Timur
Pertanyaan Sering Ditanyakan (FAQ)
Q: Berapa lama batas waktu sidang Komite Fatwa?
A: Sesuai regulasi terbaru, targetnya adalah 3 hari kerja sejak data diterima lengkap. Namun realitanya bisa memakan waktu 10-20 hari kerja tergantung antrean nasional.
Q: Jika ditolak Komite Fatwa, apakah bisa daftar lagi?
A: Bisa, namun Anda harus memperbaiki penyebab penolakan (misal ganti nama produk) dan memulai proses pendaftaran dari awal.
Q: Apakah saya akan dipanggil untuk ikut sidang?
A: Tidak. Untuk jalur Self-Declare (UMK), sidang dilakukan tertutup berdasarkan dokumen digital. Anda cukup memantau status lewat aplikasi SIHALAL.
"Nunggu pacar iso bertahun-tahun, mosok nunggu sertifikat halal 2 minggu ae sambat? Oyi a, Sam?" — Firman (P3H UIN Malang)
Bingung Mengurus Sertifikasi Halal?
Jangan biarkan proses sertifikasi menghambat bisnis Anda. Dapatkan pendampingan resmi langsung dari ahli terverifikasi LP3H UIN Malang.
KONSULTASI GRATIS SEKARANG →Tentang Penulis
Firman adalah Pendamping Proses Produk Halal (PPH) teregistrasi & tersertifikasi BPJPH di bawah naungan LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Memiliki keahlian dalam pendampingan sertifikasi halal Self Declare, regulasi BPJPH, dan standar kehalalan UMKM.
