Beranda Tentang Kami Konsultasi Hubungi Kami Disclaimer Kebijakan Privasi

Syarat Daftar Halal Gratis (Sehati) 2026: Cek Kriteria Omzet & Bahan UMK

Iklan
AI ASSISTANT Dengarkan Artikel Ini
Daftar Isi

    Assalamualaikum, Ker! Banyak nawak-nawak (kawan-kawan) pelaku usaha di Malang Raya sing semangat banget pengen daftar Sertifikasi Halal Gratis (Sehati). Katanya: "Mumpung gratis, Mas! Sikat ae!"

    Eits, sek (tunggu) dulu. Gratis itu ada aturannya, Sam.

    Program Sehati dari BPJPH ini khusus buat Wong Cilik (UMK). Kalau usahamu wis gede, omzet miliaran, yo ndak bisa masuk jalur ini. Nanti malah ditolak sistem dan disuruh bayar jalur Reguler.

    Biar umak (kamu) gak capek-capek input data eh ternyata zonk (gagal) karena gak memenuhi kriteria, ayo dipelototi bareng-bareng syarat mutlaknya.

    1. Omzet Penjualan (Wajib Mikro/Kecil)

    Syarat pertama iki ngenain dompet, Ker. Negara ngasih subsidi cuma buat usaha mikro dan kecil.

    • Aturan Main: Omzet tahunanmu maksimal Rp 500 Juta.

    • Hitungane: Kalau sehari umak dapat Rp 1 juta, berarti setahun Rp 360 juta. AMAN! Masih bisa ikut gratisan.

    • Tapi: Kalau sehari omzetmu wis Rp 2 juta ke atas, berarti setahun tembus Rp 700 juta. Iku wis wajib jalur berbayar (Reguler), Sam. Ojo ngaku-ngaku miskin lho ya, data NIB di OSS gak iso mbujuk (bohong).

    Bingung cara cek data omzet di NIB? Baca panduan saya tentang Cara Migrasi Data OSS ke SIHALAL biar datamu sinkron.

    2. Bahan "Low Risk" (Resiko Rendah)

    Iki sing paling sering salah kaprah. Jalur Self-Declare cuma buat produk sing bahannya Jelas Halal dan Sederhana.

    Kriteria Bahan Aman:

    • Bahan dari alam (Sayur, Buah, Ikan, Telur).

    • Bahan olahan pabrik sing wis onok logo halale (Tepung Bogasari, Kecap Bango, Gula Gulaku).

    Kriteria Bahan DILARANG (Auto-Tolak):

    • Daging Sapi/Ayam mentah (Kecuali umak punya RPH sendiri).

    • Daging olahan curah (Sosis/Bakso tanpa merek).

    • Bahan impor sing gak onok sertifikat halale (Saus Korea/Jepang tak bermerek).

    3. Proses Produksi Sederhana

    Jalur gratisan iki khusus buat usaha sing cara masake simpel, Ker.

    • Boleh: Digoreng, direbus, dikukus, dioven. (Contoh: Keripik, Kue Kering, Minuman, Sambal).

    • Tidak Boleh: Proses sing rumit kayak Kanning (Pengalengan), Pasteurisasi Pabrik, atau penggunaan teknologi radiasi. Iku butuh Auditor ahli, guduk Pendamping PPH koyok ayas.

    Tabel Cek Mandiri (Self-Assessment)

    Coba cek tabel iki. Lek jawabanmu "IYA" kabeh, berarti umak lolos kualifikasi!

    Pertanyaan KriteriaJawaban Aman
    Apakah omzet setahun di bawah Rp 500 Juta?IYA
    Apakah semua bahan sudah jelas halalnya/bersertifikat?IYA
    Apakah proses produksinya manual/sederhana?IYA
    Apakah sudah punya NIB RBA?IYA

    Wes Yakin Lolos Kriteria?

    Lek umak wis yakin memenuhi 3 syarat ndek duwur (di atas), ayo ndang (segera) daftar sebelum kuota gratisan tahun 2026 entek (habis)!

    Tapi lek umak sek ragu, "Mas, usahaku iki masuk kriteria gak yo?", mending takok ayas disek. Daripada wis capek daftar, tibake (ternyata) ditolak sistem.

    Kirim foto produkmu nang WA ayas. Tak terawang gratis, tis, tis!

    HUBUNGI PENDAMPING RESMI: FIRMAN (LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)

    Ayo manfaatkan fasilitas negara iki sak pol-pol e!

    📲 KLIK TOMBOL IJO NGISOR IKI:

    CHAT WHATSAPP FIRMAN SEKARANG

    Atau simpan nomor ayas: 0819-4552-2003📍 Area: Malang Raya & Jawa Timur


    Pertanyaan Sering Ditanyakan (FAQ)

    Q: Apakah pengusaha katering bisa ikut jalur Self-Declare gratis?

    A: Bisa, asalkan bahan bakunya (daging/ayam) dibeli dari suplier yang sudah bersertifikat halal resmi (RPH) dan dibuktikan dengan dokumen valid.

    Q: Bagaimana jika omzet saya lebih dari Rp 500 juta tapi ingin gratis?

    A: Sistem OSS dan SIHALAL sudah terintegrasi. Jika data NIB menunjukkan skala usaha Menengah, sistem akan otomatis mengarahkan ke jalur Reguler (Berbayar).

    Q: Apakah outlet cabang harus daftar sendiri-sendiri?

    A: Tidak. Sertifikat halal diterbitkan per pelaku usaha, bukan per outlet. Namun, semua lokasi outlet harus didaftarkan dalam satu akun.


    "Rezeki iku wis diatur Gusti Allah, tapi legalitas halal iku usahamu dewe. Oyi a, Sam?"

    Firman (P3H UIN Malang)

    Iklan

    Bingung Mengurus Sertifikasi Halal?

    Jangan biarkan proses sertifikasi menghambat bisnis Anda. Dapatkan pendampingan resmi langsung dari ahli terverifikasi LP3H UIN Malang.

    KONSULTASI GRATIS SEKARANG →

    Tentang Penulis

    Firman adalah Pendamping Proses Produk Halal (PPH) teregistrasi & tersertifikasi BPJPH di bawah naungan LP3H UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Memiliki keahlian dalam pendampingan sertifikasi halal Self Declare, regulasi BPJPH, dan standar kehalalan UMKM.